Header Ads

Sejarah Stasiun Batutulis, Bogor

Stasiun Batutulis yang terletak di kelurahan Batutulis, Bogor Selatan adalah salah satu stasiun kereta api kelas III yang berada pada ketinggian +299 mdpl. Jalur kereta yang melintasi stasiun Batutulis termasuk dalam layanan Daerah Operasi I Jakarta. Berikut sejarah stasiun Batutulis Bogor.

Pembangunan stasiun Batutulis dimulai tidak lama setelah diresmikannya jalur kereta jurusan Bogor-Jakarta oleh perusahaan jawatan kereta api milik Belanda yaitu Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschcappij (NIS) atau Nederlands East-Indies Railway Company pada tahun 1881. 

Sejarah Stasiun Batutulis, Bogor



Karena dianggap menguntungkan, pembangunan jalur kereta yang pada awalnya bermula dari Stasiun Bogor ke Jakarta itu pun kemudian dikembangkan lagi hingga dapat melintasi beberapa daerah.

Jalur yang sudah ada dari Stasiun Bogor diteruskan hingga ke Cicurug, Sukabumi. Sampai pada tahun 1888, jalur kereta dari Sukabumi telah mencapai daerah Cilacap, Jawa Tengah.

Awalnya stasiun Batutulis memiliki dua jalur dengan jalur 2 digunakan untuk sepur lurus. Tapi karena jarang sekali terjadi persilangan dan persusulan antar kereta api, maka jalur 1 dibongkar sampai yang tersisa tinggal jalur 2 saja.

Sejak 2008, stasiun Batutulis melayani kereta api Bumi Geulis tujuan Bogor dan Sukabumi, namun layanan ini tidak dilanjutkan setelah Desember 2012 dengan alasan rangkaian kereta api yang digunakan sudah berumur lanjut.

Setelah tidak digunakan selama beberapa bulan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) akhirnya mengoperasikan kembali stasiun Batutulis dengan menjalankan KA Pangrango.

Berikut ini beberapa foto Stasiun Batutulis dari masa ke masa

foto Stasiun Batutulis dari masa ke masa

foto Stasiun Batutulis dari masa ke masa

foto Stasiun Batutulis dari masa ke masa

foto Stasiun Batutulis dari masa ke masa




No comments

Silakan komentar dengan sopan dan hindari komentar yang mengarah ke sara, ujaran kebencian, dan hujatan. Kami juga tidak mentolerir komentar spam.

Powered by Blogger.