Sejarah Kampus IPB Baranangsiang - Sejarah bogor
Terkini Populer Kategori

Minggu, 03 Mei 2020

Sejarah Kampus IPB Baranangsiang

Sejarah Kampus IPB Baranangsiang
Kampus IPB Baranangsiang didirikan pada 27 April 1952 dengan peletakan batu pertama oleh Ir. Soekarno, Presiden pertama Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu pula, Bung Karno memberikan pidatonya yang berjudul "Soal Hidup atau Mati". 


Sejarah Kampus IPB Baranangsiang

Pidato yang menegaskan tentang ketahanan pangan untuk rakyat itu disusun oleh Wakil Presiden Universitas Indonesia saat itu, Mas Wisaksono Wirjodihardjo, seorang lulusan Sekolah Pertanian Menengah (Cultuur School) yang karena kepandaiannya diperbolehkan untuk melanjutkan sekolahnya di Sekolah Pertanian Menengah Atas atau Middelbare Landbouw School Bogor, dan karena kepintarannya itu pula, ia diizinkan untuk meneruskan pendidikannya di Sekolah Gula yang ada di Yogyakarta. 

Setelah menyelesaikan pendidikannya, beliau kemudian bekerja di Balai Penelitian Tanah Bogor pada masa pendudukan pemerintah kolonial HIndia-Belanda sebagai analis kimia, yang kemudian menjadi ahli kimia kesuburan tanah yang handal. Karirnya melesat karena kecerdasannya, padahal saat itu orang-orang Belanda tidak senang jika ada warga bumi putera yang lebih pintar dari mereka.


  • Pidato soal hidup atau mati yang dibacakan Bung Karno tersebut  menempatkan masalah pangan sebagai kunci hidup atau matinya suatu bangsa. 


Batu pertama yang diletakkan Bung Karno dapat dibaca pada prasasti yang terletak di bawah tangga masuk ke ruang pimpinan. Dan di bawah prasasti itu ada celah aerasi agar udara bersikulasi ke dalam ruang di balik prasasti marmer itu, karena di dalamnya tersimpan naskah yang ditulis di atas perkamen dan ditandatangani oleh Soekarno.


sejarah kampus baranangsiang
sumber foto: Dokumentasi Media IPB


Gedung Fakultas Pertanian adalah hasil rancangan konsorsium arsitek Belanda dengan sayembara bertema membuat gedung raksasa yang bisa membuat semua orang terpesona. Dalam kesempatan tersebut, rancangan arsitek F.Silaban mendapatkan nilai sayembara tertinggi. 

Namun tidak semua hasil rancangannya terpenuhi, hanya dua per lima dari rancangan lengkapnya saja yang sudah berdiri, termasuk Gedung Fakultas Pertanian. Sedangkan, bangunan Aula dan kolam renang ukuran internasional tidak terlaksana.

Tujuan awal didirikan bangunan ini adalah untuk Fakultas Pertanian Universitas Indonesia. Sebelum adanya Surat Keputusan di tahun 1963, IPB masih merupakan bagian dari Universitas Indonesia dengan Fakultas Pertaniannya. 

Setelah pengelolaannya dipisahkan dari Universitas Indonesia dengan Surat Keputusan tahun 1963 itulah, Institut Pertanian Bogor mulai berdiri. Dengan kata lain, Kampus IPB Baranangsiang berumur 11 tahun lebih tua dari Institusi yang menggunakannya.


Lokasi Kampus IPB Baranangsiang 





Bagikan pada teman

Komentar Anda