Hotel Terkenal Di Bogor Tempo Doeloe - Sejarah BOGOR

Post Top Ad

Hotel Terkenal Di Bogor Tempo Doeloe

Saat Bogor masih bernama Buitenzorg, ada tiga hotel yang cukup ternama di zamannya yaitu Dibbets, Bellevue, dan Du Chemin de Fer. Keberadaan hotel-hotel tersebut tidak terlepas dari kota ini yang kerap mendapat kunjungan orang-orang Belanda maupun Pelancong dari Eropa yang ingin menikmati kesejukan dan keindahan Buitenzorg. 

Hotel Terkenal Di Bogor Tempo Doeloe


Bukan itu saja, karena di Buitenzorg berdiri rumah peristirahatan sang Gubernur Jenderal Hindia Belanda, sudah tentu kota ini akan dikunjungi oleh para pejabat-pejabat tinggi pemerintahan kolonial. Karena itu, beberapa hotel akan menawarkan fasilitas yang lebih dibandingkan hotel lainnya. Misalnya Hotel Dibbets yang beberapa kali berganti nama, juga Hotel Bellevue dengan keindahan panorama Gunung Salak, dan du Chemin de Fer yang terletak tidak jauh dari Stasiun Bogor.


hotel du chemin de fer di bogor
Hotel du Chemin de Fer, Buitenzorg 1915


Hotel du Chemin de Fer lokasinya di seberang Taman Stasiun atau Taman Kebon Kembang. Karena dekat dengan stasiun Bogor, maka hotel ini menjadi tujuan para turis untuk menginap.


Hotel Dibbets menawarkan fasilitas yang lebih mewah dan lengkap. Selain letaknya yang strategis karena dekat dengan pusat pemerintahan dan istana Gubernur Jenderal, hotel ini juga adalah yang paling gencar mempromosikan keindahan Buitenzorg di Eropa. 


Baca juga: Hotel Salak the Heritage, Warisan dari masa lampau


Jika berjalan lurus ke arah timur dari Grotepost Weg tempat Hotel Dibbets berada, akan ditemukan hotel lainnya yang juga cukup terkenal pada saat itu. Hotel Bellevue yang menawarkan panorama keindahan Gunung Salak dan aliran sungai Cisadane yang jernih airnya. 


hotel bellevue buitenzorg
Hotel Bellevue, Buitenzorg 1920


Dari beranda yang terbuka di halaman belakang hotel, pengunjung bisa menikmati keindahan kota Buitenzorg dengan kesejukan alam dan udaranya. Sungai Cisadane yang membelah kota ini, mengalirkan airnya yang masih jernih melintasi perkampungan di daerah Empang. Pemandangan orang-orang yang sedang mandi dan mencuci menjadi objek foto yang mampu menarik minat para turis untuk segera menyalakan kameranya.  


Pemandangan indah yang bisa dilihat dari beranda Hotel Bellevue


Selain menawarkan pemandangan alam dan kesejukan Kota Bogor, Hotel Bellevue juga memberikan rasa aman kepada para penghuninya. Setiap malam, orang-orang pribumi bayaran akan menjaga ruangan demi ruangan hotel ini agar penghuninya merasa lebih aman dan nyaman. 


Sebenarnya, selain tiga hotel yang terkenal di Buitenzorg tersebut masih ada beberapa bangunan hotel lainnya yang sudah berdiri seperti Hotel Pasar Baroe yang berada di pecinan, juga penginapan-penginapan lain yang tersebar di beberapa wilayah Kota Bogor pada saat itu. 


Dari ketiga hotel terkenal di Bogor pada masanya itu, hanya tersisa bangunan bekas hotel Dibbets yang hingga kini masih tetap digunakan sebagai tempat penginapan yang dikenal dengan nama Hotel Salak. Adapun dua lainnya telah berubah baik dari fungsi maupun bentuk bangunannya. Hotel Bellevue yang terletak dekat Tanjakan Empang Jalan Juanda kini telah berganti rupa menjadi Bogor Trade Mall (BTM), sedangkan Hotel Du Chemin kini menjadi Mapolresta Bogor di Jalan Kapten Muslihat. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad