Tepas lawang salapan yang dibangun tidak jauh dari tugu kujang menjadi landmark baru Kota Bogor yang banyak dikunjungi wisatawan. Tapi tahukah Anda? Sewaktu Bogor masih bernama Buitenzorg, kota ini juga pernah memiliki sebuah landmark yang sangat popular yang terletak tidak jauh dari Istana Bogor.

Landmark tersebut berupa tugu berdinding putih yang dikenal dengan nama Witte Paal. Tapi sayang, tugu ini tidak berumur panjang, karena sekitar tahun 1958, pemerintah Republik Indonesia meratakannya dengan tanah karena dianggap sebagai simbol kolonialisme.

Witte paal
Tugu di Air Mancur yang sudah dihancurkan

 

Beberapa tahun setelah diratakannya tugu peninggalan Belanda tersebut, pada tanggal 14 Mei 1982 dibangun sebuah tugu baru di atas lahan seluas 25×23 meter yang berjarak sekitar 3 km dari bekas tugu yang dihancurkan itu. (Air Mancur).

Untuk memberikan ciri khas kota Bogor, sekaligus sebagai penanda budaya Sunda di atas tugu setinggi 25 meter ini dipasangkan sebuah replika senjata tradisional Kujang.

Kujang adalah senjata yang sudah digunakan oleh masyarakat Sunda sejak abad ke-14, atau pada masa pemerintahan Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi.

Pada awalnya, kujang merupakan alat pertanian yang digunakan di tanah Sunda masa lampau. Namun setelah adanya penjajahan oleh bangsa asing, alat pertanian ini kemudian digunakan menjadi senjata untuk melawan.

Replika kujang tersebut memiliki berat 800 kg dan tinggi 7 meter yang dibuat dari bahan stainless stell dan dilapisi perunggu dan kuningan.

Ornamen kujang ini dipasang menggunakan helikopter yang didatangkan dari Pangkalan TNI-AU Atang Sandjaya Semplak dengan posisi menghadap ke arah Istana Bogor.

Pembangunan Tugu Kujang tahun 1982
Pembangunan Tugu Kujang tahun 1982

 

Pada bagian bawah tugu terdapat sebuah ornamen batu bertuliskan “Dinu kiwari ngancik nu bihari, seuja ayeuna sampeureun jaga” yang memiliki makna “Apa yang dilakukan hari ini adalah warisan masa lalu, dan apa yang terjadi saat ini adalah warisan untuk generasi berikutnya”.

BACA JUGA :   Tole Iskandar, Letnan Muda yang Rela Bertaruh Nyawa

Tugu yang dibangun dengan biaya Rp 80 juta itu diresmikan pada tanggal 30 Juni 1982 oleh Wali Kota (saat itu) Ahmad Sobana.

Lokasi Tugu Kujang

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here