Header Ads

Yuk Intip Format Membuat SOP Rumah Sakit


Selain dalam perusahaan, SOP juga diterapkan di berbagai tempat umum yang membutuhkan sebuah prosedur yang terstruktur. Seperti di rumah sakit, apa itu SOP adalah suatu hal yang harus dimiliki. Oleh sebab itu, keberadaan SOP tentunya memiliki peranan yang penting. Sehingga sebuah rumah sakit dapat berjalan dan terorganisir dan mampu menghindari adanya kecelakaan kerja. Berikut adalah format pembuatan SOP rumah sakit yang harus anda tahu.

Cara Membuat SOP Rumah Sakit 

1. Jenis dan Ruang Lingkup SOP

Berdasarkan jenisnya, SOP di rumah sakit ini dibedakan menjadi dua yakni SOP pelayanan profesi dan SOP administrasi. Dalam SOP pelayanan profesi, nantinya akan dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu yang pertama adalah SOP untuk aspek keilmuan. SOP ini digunakan untuk proses kerja diagnostik dan terapi yang meliputi pelayanan medis, pelayanan penunjang dan pelanan  keperawatan yang dapat anda terapkan untuk proses penyusunan SOP.

Sedangkan yang kedua adalah SOP dalam aspek manajerial dimana SOP ini akan menjelaskan mengenai proses kerja yang menunjang SOP keilmuan dan pelayanan pasien yang non keilmuan. Untuk adimintrasinya, pengertiannya untuk SOP adalah prosedur yang digunakan untuk mengatur tata cara kegiatan dalam suebuah organiasai. Dimana diladalmnya juga mencakup antar unit kerja dan kegiatan non medis seperi keuangan, perlengkapan, kepegawaian dan lainnya.

2. Pengaruh SOP rumah sakit

Pembuatan SOP dalam sebuah rumah sakit memiliki peranan yang sngat penting. Hal tersebut telah disebutkan dalam Kepmenkes No. 004 tahun 2003 tentang suatu kebijakan dan startegi desentralisasi bidang kesehatan. Dengna mengacu pada Kepmenkes tersebut, bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah sakit dapat tercapai jika tersedia biaya operasional dan pemeliharaan sarana dan alat kesehatan yang memadai. Untuk itu haruslah ada SOP untuk mengaturnya.

3. Cara Pengisian SOP

Yang pertama dilakukan untuk membuat SOP adalah dengan membuat heading, dimana dalam kotak tersebut akan berisikan logo dan nama rumah sakit, judul SOP, nomor dokumen, nomor revisi dan halaman.  Serta tak lupa pula untuk menyebutkan tanggal diterbitkannya lengkap juga dengan tanda tangan dari direktur rumah sakit. Selanjutnya anda dapat membuat isi dari SOP rumah sakit itu sendiri sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati bersama.

Dalam isi SOP biasanya akan terdapat pengertian yang berisi tentang penjelasan dan definisi istilah yang susah dipahami sehingga, nanti kedepannya akan menjadi jelas. Setelah itu, anda bisa menyebutkan tujuan dibuatnya SOP ini. Lalu, anda juga bisa menambahkan kebijakan, dimana dalam hal ini akan berisi kebijakan rumah sakit yang menjadi dasar atau garis besar dibuatnya SOP. Bisa juga SOP ini tercantum dalam beberapa SOP yang dibuat menjadi satu.

Selanjutnya dalam penyusunan membuat SOP adalah menuliskan prosedur. Bagian ini merupakan bagian utama yang berisikan langkah-langkah kegiatan yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah proses kerja tertentu dan petugas yang berwenang. Disini dapat pula dituliskan fasilitas yang digunakan, frekuensi pemakaian dan sebagainya. Atau bisa juga anda dapat menguraikannya secara lengkap berbagai unsur yang mencakup siapa, dimana, kapan dan bagaimana.

Fomat penulisan SOP rumah sakit ini tentunya dapat anda sesuaikan dengan standardan prosedur yang ingin anda jalankan di rumah sakit tersebut. Tentunya setiap rumah sakit akan memiliki sistem kerja dan standarisasi yang berbeda. Sehingga biasanya tiap rumah sakit akan memiliki aturan dan standar yang telah ditentukan oleh setiap rumah sakit. Dalam pembuatannya, SOP rumah sakit akan tetap mengacu pada aturan Kepmenkes.

Tidak ada komentar

Silakan komentar dengan sopan dan hindari komentar yang mengarah ke sara, ujaran kebencian, dan hujatan. Kami juga tidak mentolerir komentar spam.

Diberdayakan oleh Blogger.